Harga MTB dan Komponen Gak Masuk Akal

Memperhatikan sepeda-sepeda branded ataupun komponen-komponennya ataupun foto-foto para ridernya (terutama kategori DownHill) memang mengasikkan, membuat kita hanyut terbawa hayalan bahkan mungkin lebih sampai taraf dapat  ‘memabukkan’. Informasi di website produsen sepeda dan komponen tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa yang ‘hi-tech’ berusaha menggiring para konsumen untuk membeli produk mereka.  Dimana bisa jadi product ‘hi-tech’ tadi hanya dibutuhkan oleh para Pro yang akan digunakan saat bertanding. Mari kita lihat beberapa contoh :

  • “Light enough to attack long distance uphills and durable enough to clear rough ­landings, and comfortable in the bike park or on ­gnarly singletracks. The FR 2350‘s little brother is a reliable friend for big adventures”
  • “With each new year, we continue to refine the geometry of the Demo to deliver incredible stability for challenging terrain, ease of maneuverability for quick direction changes and an overall intuitive feel. The relaxed angles of the Demo models combined with the short rear-center, generous top tube and low and central mass all do their part to put the numbers in your favor, even in the most hairball situation.”

Bottom line dari semua keunggulan produk yang ditawarkan oleh mereka menurut gue adalah simple aja : Ringan, aman dan Kuat di segala medan

Dan untuk mendapatkan produk dengan kualitas tadi konsumen harus merogoh koceknya dalam-dalam … bahkan terkadang sangat dalam sampai terkadang membuat gue berpikir ini sudah gak masuk akal. Sekarang mari kita perhatikan harga-harga berikut :

Specialized 8 II

  • MTB komplit keluaran Specialized terbaru tipe Demo8 II dihargai USD 6300 atau +/- 63 juta  rupiah saja !!!!
  • Sebuah Fork (shock depan) keluaran Rockshox seri Boxxer world Cup di hargai hampir 16 juta rupiah saja !!! Rockshox boxxer

Sekarang mari kita bandingkan dengan harga salah satu tipe lawas coil-over merek HKS yang sangat di gandrungi oleh para penggila mobil kecepatan tinggi.  Coil-over tersebut ‘hanya’ diharga tidak lebih dari 10 jt. Memang benar bahwa tipe ini bukan merupakan top-of-the-line dari sebuah produk coil-over ataupun suspensi untuk keperluan off-road, tapi gue juga yakin boxxer juga bukan fork yang paling mahal. Diluar sana masih ada merek Fox, Manitou, Marzocchi yang juga mengeluarkan fork-fork kelas atas  dengan spesifikasi khusus untuk DownHill yang harganya lebih selangit lagi.

Rockshox seri Boxxer world Cup dan Hipermax V-Sport adalah benda yang mempunyai kegunaan nyaris sama (walaupun tetap beda peruntukan medan). Sebuah mobil yang telah menggunakan coil-over semisal hipermax, maka handling-nya akan semakin mantap. Bayangkan sebuah mobil dengan kecepatan 180 km/jam yang masih sangat stabil (baca: aman&nyaman) ketika bermanuver. Intinya gue cuma mau bilang bahwa (In my opinion) dengan tingkat tehnologi dan kegunaan lebih tinggi, bahkan sebuah coil-over untuk mobilpun tidak dihargai semahal shock sebuah sepeda.

Sumber Berkat HKS October08

Hal yang sangat menarik adalah kalau ada seseorang yang rela mengeluarkan uang puluhan juta agar mendapatkan sebuah sepeda kategori Cross-Country ataupun All-Mountain yang tangguh, kuat disegala medan serta ringan; dengan memilih komponen-komponen mahal seperti :

  • Semua baut di sepeda diganti dengan bahan titanium
  • Frame diganti yang seri carbon atau titanium
  • Crank, bar, shifter semua diganti yang berbahan carbon
  • Melepas semua sticker yang menempel (ngurangin berat sepeda gak yaa ???)

Lalu mengapa mereka tidak memilih cara yang lebih murah, memperhatikan pola makan sehingga berat badan mereka tidak bertambah 🙂

Anyway… Gowes memang hobby yang mengasikkan … Ride it like you stole it


One comment

  1. Scenario 1

    4 tahun yang lalu saya berpikir kok bisa ya ada orang beli MTB 5 juta..
    2 tahun berselang, setelah kontinyu main MTB, pikiran nya berubah: 5 juta mah cuman dapet yang middle.. ngga bakal enak kalau nanjak atau turunan.. etc etc
    The story goes on..

    Scenario 2

    Ada 2 anak SMP yang baru dapet SIM. Satu rumah nya di Pondok Indah, satu di Cikarang. Yang di pondok indah dibeliin bokap nya VW Golf GTI, yang di Cikarang dibeliin bokap nya Avanza. Mereka sama2 suka jalan2 en makan2.
    The story goes on..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s