Braided Brake Hose Bocor

Tidak lama setelah Swift habis gue bawa mudik ke Malang Jawa Timur saat liburan Lebaran tahun ini,  gue melakukan Spooring Balancing di sebuah bengkel di kawasan Sunter.  Nah saat keluar bengkel dan melakukan kickdown tiba-tiba indikator rem tangan di dashboard menyala. Secara reflek  gue langsung periksa rem tangan, ternyata posisi rem tangan udah off kok. Hmm berarti ada yang aneh dengan sistem pengereman.

Buru-buru gue balik bengkel tadi sekedar ingin menanyakan kenapa indikator rem tangan tiba-tiba bisa menyala seperti ini.  Tehnisi disana bilang selama proses sporbal mereka sama sekali tidak menyentuh area komponen rem.  Ahirnya gue mampir ke Beres Sunter dan disana diperiksa sebentar dengan diagnosa bahwa Swift minyak remnya aja yang kurang dan mereka dengan baik hati menambahkan minyak rem untuk mobil gue.

Sehabis kejadian kejadian tersebut terus terang mobil ini jarang banget digunakan. Saat digunakan gue ingat indikator rem terkadang menyala lalu mati sendiri. Sampai ahirnya gue menyediakan stok minyak rem dan jadi rajin memeriksa sebelum menggunakan mobil. Tapi gue tetap berfikir bahwa pasti ada yang gak benar nich dengan sistem pengereman, masa minyak rem berkurang terus. Maka ahirnya buru-buru dech set waktu untuk dibawa ke Beres Cikarang sekalian service rutin 90 rb km. Penyebab lampu indikator brake yang suka menyala ahirnya berhasil diketemukan. Brake hose rem belakang ada yang BOCOR *damn*.  Doooooh gimana jadinya tuh andaikata gue gak buru-buru bawa mobil ini ke bengkel. Bisa jadi mobil gue remnya bakal blong saat hard-braking karena kebocoran di brake-hose tadi.

Braided brake hose RS-Pro ini gue pasang sekitar 2 thn yang lalu dan dipasangin di Beres Kb. Jeruk. Yang bikin gue agak kaget sebenarnya adalah ternyata gue baru sadar ternyata posisi pemasangan brake hose tdak tepat karena posisinya saling menyilang sehingga membuat kedua hose saling bersinggungan.

Menurut gue pribadi sebetulnya pemasangan dengan posisi seperti ini sih sah-sah aja, asal label RS-Pro yang terbuat dari karet keras warna kuning yang ada di setiap ujung hose digeser ke posisi dimana kira-kira nantinya kedua hose akan bersinggungan.

Walaupun masih tetap agak-agak gak yakin, seingat gue tehnisi di Beres Kb Jeruk saat memasangnya dulu sepertinya sudah benar deh, bagian atas ke rem belakang kiri, bagian bawah ke rem belakang kanan. Andaikatapun kalau dari awal sudah salah pasang,  gue sendiri masih heran masa sih tehnisi Beres gak ‘ngeh akibat yang bakal terjadi dengan masang seperti ini. Anyway toh sharing ini bukan untuk menyudutkan pihak manapun kok.

Ahirnya brake-hose rem belakang yang bocor tadi gue ganti menggunakan hose lama yang memang masih gue simpan. Mungkin berhubung di Beres Cikarang juga sekalian periksa rem maka walaupun menggunakan brake-hose stock tapi rem perasaan jadi malah tambah pakem🙂

Moral of the Story :  Selalu memeriksa uang kembalian saat masih di depan gardu tol *lhoo ?????*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s